Sabtu, 13 September 2014

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (Materi Pramuka)



1)  P3K
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan berarti pertolongan darurat yang diberikan kepada seseorang yang sakit mendadak/mendapat kecelakaan.
a.   Tujuan P3K
-      Menjaga korban/penderita sakit agar tetap sehat
-      Mencegah cidera lebih parah, bahaya maut, pendarahan, infeksi, dan cacat
-      Membantu upaya penyembuhan & pengobatan
-      Memberikan ketenangan pada penderita/mengurangi rasa takut
-      Mengurangi penderitaan dan rasa sakit
b.   Pedoman pertolongan korban/penderita P3K = PATUT
P = penolong mengamankan diri
A = amankan korban
T = tandai tempat kejadian
U = usahakan hubungi rumah sakit, dokter, dan ambulan
T = tindakan pertolongan berurutan
c.   Alat pelindung diri (APD) =
-      Helm
-      Kaca mata pelindung
-      Masker resusitasi
-      Baju pelindung
-      Sarung tangan latex

Pengetahuan Umum Kepramukaan (Materi Pramuka)


·         Pramuka penggalang = 1 tingkatan di atas pramuka siaga
·         Usia penggalang = 11-15 tahun
·         Satuan terkecil penggalang = regu
·         Satuan terkecil regu = pasukan
·         Tiap regu terdiri dari 5-10 orang dan dipimpin oleh Pinru
·         Pratama = Pimpinan Regu Utama
·         Penggalang ada 3 tingkatan, yaitu =
-Penggalang Ramu
-Penggalang Rakit
-Penggalang Trap
·         Kode kehormatan penggalang = Tri Satya dan Dasa Dharma
·         Bunyi Tri Satya =
Demi kehormatanku, aku berjanji :
1)   Akan menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila
2)   Menolong sesame hidup dan ikut serta membangun masyarakat
3)   Menepati Dasa Dharma
·         Bapak pandu dunia = Robert Stephensone Smyth (Boden Powel)
·         Lahir Boden Powel = 22 Februari 1857 di London, Inggris
·         Meninggal = 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika
·         Ayahnya serang professor geometri di Universitas Oxford
·         Buku karangan Boden Powel = Aids To Scouting (1901), Scouting For Boy (1908), Rovering To Succes (1922)

Kamis, 11 September 2014

Membiasakan Perilaku sesuai Nilai-nilai Pancasila dalam Berbagai Kehidupan



        Pembiasaan sikap dan prilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, hal ini dikarenakan Pancasila merupakan identitas dan jati diri bangsa Indonesia. Pembiasaan tersebut dapat dilakukan sebagai berikut.
1)  Membiasakan prilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan keluarga.
Prilaku yang sesuai nilai-nilai Pancasila yang dapat dilakukan dalam lingkungan keluarga antara lain :
a.   Taat dan patuh terhadap kedua orang tua
b.   Selalu bermusyawarah apabila ada masalah
c.   Sopan santun terhadap seluruh anggota keluarga
d.   Saling membantu dan menghormati
2)  Membiasakan prilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan sekolah.
Lingkungan sekolah merupakan tempat yang sangat strategis dalam membina dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam prilaku keseharian siswa, dengan harapan kelak setelah lulus memiliki kemampuan yang cukup untuk mengabdikan diri bagi bangsa dan negara. Contoh prilaku/sikap yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila :
a.   Menaati tata tertib sekolah
b.   Tidak membeda-bedakan teman berdasarkan suku, adat, ras, dan agama
c.   Aktif dalam organisasi sekolah
d.   Mengerjakan tugas dengan baik
3)  Membiasakan prilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan pergaulan.
Prilaku dalam lingkungan pergaulan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila antara lain :
a.   Menghargai pendapat teman
b.   Tidak menyakiti hati teman
c.   Tolong menolong terhadap teman yang sedang terkena musibah
d.   Bekerja sama dengan teman
4)  Membiasakan prilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan masyarakat.
Lingkungan masyarakat merupakan aspek penting selanjutnya dalam pelaksanaan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dikarenakan lingkungan masyarakat merupakan lingkup yang lebih luas dari anggota sebuah negara, yang memegang peranan penting terhadap kelestarian pandangan hidup suatu negara. Prilaku sesuai nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan masyarakat adalah :
a.   Tidak mengganggu ibadah orang lain
b.   Melakukan kerja bakti
c.   Musyawarah untuk membangun lingkungan sekitar
d.   Melakukan poskamling pada malam hari